KOPDARGAB PEDULI BENCANA PHSSU

Dari Sebagian Besar Bikers Bikers yang ada pada semua Klub Sulawesi Utara pada awal tahun ini 2021 masih seperti tahun 2020 dengan adanya pandemi wabah Covid-19 segala kegiatan kopdar belum di adakan seperti yang seharusnya seminggu sekali bertemu dalam Kopdaran.

Seketika di Awal Bulan di Tahun 2021 ini Khususnya beberapa titik lokasi Manado terkena bencana Banjir dan longsor maka Paguyuban Honda StreetFire Sulawesi Utara ‘PHSSU’ mengambil langkah  kegiatan Kopdar gabungan peduli bencana pada hari Minggu 31 Januari 2021 kemaren.

Dengan diawali open donasi Peduli Korban Banjir dan Longsor kota Manado semangat antusias dari klub komunitas yang didalam PHSSU untuk kegiatan ini.

Kegiatan KOPDARGAB PEDULI BENCANA PHSSU Di kota Manado dengan dukungan – dukungan dari para ketua ketua yang ada di HCSC Manado,HSCT Tomohon, MITRASC Minahasa Tenggara, KSC Minahasa Utara,MSC Minahasa,CSC Langowan serta MISSTIC Minahasa Selatan, berlangsung sukses dengan tinjauan pengurus PHSSU untuk lokasi banjir dan longsor dibeberapa titik besar.
  
Dengan adanya Kegiatan ini kata ketua umum PHSSU bro Frendi Sirang “Ini Torang Lakukan karena bentuk kepeduliannya Torang pada sodara sodara kita yang terkena banjir dan longsor Puji TUHAN Torang Buka Donasi dan Terkumpul dana yang Begitu Besar dengan penyaluran home to home” Ungkapnya.

Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan di awali dengan DOA bersama di titik kumpul KOPDARGAB Peduli Bencana PHSSU, dan kegiatan berjalan mengarah ke Karombasan Selatan  lanjut ke Paal IV lorong kubur dilanjutkan lagi ke Taas dan teling tingkulu yg dampak bencana besar serta di akhir penyaluran berlokasikan di Perkamil sekaligus menutup rangkain kegiatan KOPDARGAB tersebut yang di Hadiri Humas Asosiasi Street Fire Indonesia ‘ASFI’ juga selaku Sekertaris Ikatan Motor Honda Sulawesi Utara Bro Angelo Defando Langi, Menyampaikan di akhir penutupan kegiatan tersebut ” Ini adalah bentuk Rasa Kepedulian sodara sodara sekalian Salut buat kalian semua dan tetap semangat untuk kegiatan kegiatan seperti ini.” Ungkap bro Angelo sapaan akrab sodara sodara di PHSSU.

Dengan seluruh rangkaian kegiatan pada hari Minggu 31 Januari kemaren, all member komunitas yang ada di PHSSU mersakan hal yang menjadi Slogan Utama yaitu “SATU BASUDARAH” itu sangat terlihat dari raut wajah dan semangat mereka dari home to home yang terdampak bencana sampai tutupnya kegiatan tersebut. 

Peduli Bencana tersebut dari Klub Komunitas yang juga di Luar dari Sulawesi Utara juga turut berpartisipasi dalam Donasi Peduli bencana yaitu Klub-klub didalam PHSSU, Driver Generasi Independen Jayapura(DGIJ), Sobat Ojol Jayapura, Paguyuban Honda StreetFire Jogjakarta Jawa Tengah(PSJJ), Serta Asosiasi Street Fire Indonesia ‘ASFI’ yang dari awal men-support dan selalu mencari informasi tentang kondisi bencana yang ada di kota Manado tersebut. 

Adanya Kegiatan  Kopdargab PHSSU peduli bencana ini menjadi awal kegiatan semua Klub Komunitas di PHSSU yang terlaksana dengan baik dalam kebersamaan all member yang ada sampai pukul 22:00 WITA Kemaren hari.

Sumber : Hondacommunity.net

2.800 Bikers Honda Gelar Konvoi Merdeka di 28 Kota Seluruh Indonesia

JAKARTA, 17 Agustus 2019 — Dalam memperingati HUT ke-74 Republik Indonesia, sekitar 2.800 bikers pecinta sepeda motor Honda melakukan aktivitas beragam yang bernuansa kebangsaan. Bertajuk “Convoy Merdeka” turing persaudaraan ini diramaikan oleh 56 komunitas dan paguyuban Honda CB150R StreetFire bersama pecinta sepeda motor Honda lainnya.

Kegiatan Convoy Merdeka dilaksanakan serentak di 28 kota besar di Indonesia pada hari kemerdekaan RI, Sabtu, 17 Agustus 2019. Konvoi para pecinta motor Honda ini bergerak dari lokasi main dealer Honda di setiap wilayah menuju tempat bersejarah. Peserta konvoi menggunakan atribut berwarna merah putih. Sesampai di lokasi bersejarah, para bikers mengikuti aktivitas upacara bendera untuk memperingati HUT RI ke-74.

Para bikers melanjutkan rangkaian agenda Convoy Merdeka ini dengan melakukan aksi sosial seperti membersihkan makam para pahlawan atau melakukan donasi untuk veteran. Convoy Merdeka pun semakin meriah dengan hadirnya beragam perlombaan khas 17 Agustusan yang diikuti peserta.

Deputy General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya mengatakan Convoy Merdeka merupakan bentuk ekspresi nasionalisme para bikers Honda pada Tanah Air di hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kegiatan yang melibatkan ribuan bikers ini menunjukkan semangat persatuan dalam keberagaman para bikers, ditunjukkan dalam momen spesial HUT Kemerdekaan RI ke-74. Semoga aktivitas ini bisa menginspirasi para bikers Honda lainnya, juga masyarakat pada umumnya,” ujar Andy.

Convoy Merdeka ini mengunjungi beberapa lokasi bersejarah seperti Rumah Cut Nyak Dien (Aceh), rumah Proklamator RI, Bung Karno (Bengkulu), museum Linggarjati (Kuningan), Bumi Perkemahan Ragunan (Jakarta dan Tangerang), Monumen Juang 45 Klaten dan Candi Prambanan (Jawa Tengah), Makam Pahlawan Nasional Sultan Hasanudin (Mkassar), dan Taman Imbi Jayapura (Papua).

Aktivitas Bikers

Di hari kemerdekaan RI yang ke-74 ini juga dilakukan Jambore Nasional Asosiasi Streetfire Indonesia (ASFI) yang ketiga di kota Cirebon. Hiburan seperti Tari Topeng, sisingaan, dan angklung turut memeriahkan rangkaian acara. Asosiasi yang telah menaungi lebih dari 120 klub dan komunitas Honda CB150 Streetfire ini, juga tak lupa melakukan aksi sosial dengan berderma pada Veteran RI.

Sementara Jambore Nasional Asosiasi Scoopy Indonesia (ASI) yang kedua berlangsung di di Bumi Perkemahan Ragunan. Mengusung konsep amazing race, para bikers akan mengikuti rangkaian permainan yang dibagi dalam beberapa pos.

“Semangat satu Hati yang dimiliki para bikers tentu akan selalu kami dukung. Melalui solidnya persaudaraan antar bikers tentu akan melahirkan beragam aktivitas positif yang dapat menginpirasi masyarakat,” kata Andy Wijaya.

Sumber : Motovaganza

JAMBORE NASIONAL 2 ASFI ( ASOSIASI STREET FIRE INDONESIA )

JAMBORE NASIONAL 2 ASFI ( ASOSIASI STREET FIRE INDONESIA )

“SATU HATI PESONA INDONESIA”

Acara akan dilaksanakan pada :

  • Tanggal : 23 April 2017
  • Lokasi : TAMAN CANDRA WILWATIKTA , Jalan. DR SOETOMO , DS SUMBERGEDANG , PANDAAN JAWA TIMUR

 

BIKERS ASFI PEDULI PENDIDIKAN NEGERI

Pada tanggal 7 juli 2016 pukul 06.00 saya melakukan start dari sidoarjo menuju nol km sape, bima nusa tenggara barat sendiri (solo touring) dengan menggunakan motor cb150r streetfire produksi tahun 2013 awal. Solo touring kali ini mempunyai misi pendidikan. Berbeda dengan solo touring sebelumnya ketika saya jelajah sidoarjo-palembang sejauh 3627km selama 12 hari yang misinya expedition 2nd anniversary HSSC sidoarjo, misi kali ini bertema pendidikan, ide ini saya dapat ketika pada jelajah sidoarjo palembang saya tidak sengaja sedang rest di kabupaten mesuji provinsi lampung, disana ada sebuah sekolah dasar yang kondisinya sangat memprihatinkan, dari sana saya mempunyai keinginan bahwa pasa touring berikutnya harus bermanfaat,

IMG_1291

Saya memulai pengumpulan buku sepulang dari palembang pada februari hingga juni 2016, saya hubungi setiap club dan komunitas di jawa timur yang tergabung dalam paguyuban hinda streetfire jawa timur (PHSJT) agar mereka bisa mnyumbang biluku2 bacaan dan pendidikan yang masih layak pakai untuk di sumbangkan, setelah terkumpul cukup banyak buku, saya juga menyisihkan sebagian uang gaji saya untuk membeli perlengkapan sekolah lainnya seperti buku gambar dan buku tulis serta pensil rautan sepidol warna dan penghapus sebanyak masing2 50pcs. Kemudian saya juga membeli pasta dan sikat gigi sebanyak 50pcs guna menjadi alat praga kesehatan gigi anak2 sekolah dasar di lombok. Semua barang2 yang saya kumpulkan saya tampung dan di muat dalam 3 box givi yang ada di motor saya, dimana ada top box givi e45 dan side box givi e20, semua box full sampai-sampai barang bawaan pribadi saya tidak dapat di tampung di dalam box tersebut.

IMG_1407

Kemana saya menyalurkan bantuan saya ketika saya melakukan perjalanan solo touring sidoarjo-sape? Jawabanya adalah ke 1000 guru indonesia, komunitas traveling and teaching ini seperti yahasan yang perduli terhadap perkembangan pendidikan anak sekolah usia dasar (SD) di pedalaman negeri kita indonesia. Kebetulan di daerah yang saya lintasi ketika solo touring sidoarjo-sape, ada 1000 guru di nusa tenggara barat, tepatnya di mataram, lombok. Touring amal ini saya mulai dari sidoarjo pada pukul 06.00 wib tanggal 07 juli 2016 menempuh perjalanan selama 6 jam hingga pada akhirnya saya sampai di pelabuhan penyebrangan ketapang, di situbondo tidak sengaja saya bertemu rekan sesama bikers yang akan melakukan perjalanan menuju denpasar, akhirnya kami putuskan riding bersama dan ketika telah sampai denpasar saya dan rey dari bikers pulsar malang berpisah di denpasar, dan saya lanjutkan perjalanan ke pelabuhan padang bai di antar oleh teman-teman bikers dari DENSEFIC, perjalanan dari pelabuhan penyebrangan padang bai-pelabuhan lembar menghabiskan 5jam perjalanan, kapal roro yang saya tumpangi berangankat dari padang bai dan sampe lembar pukul 5.00 wita, di pelabuhan sudah menunggu teman2 dari 1000guru lombok yang menjemput saya, akhirnya saya sampai di sekertariat 1000 guru lombok di jalan sriwijaya kota mataram.

Suasana hangat sangat penuh keakraban terasa ketika saya bercengkrama bersama rekan2 1000guru lombok yang ramah ramah dan sangat antusias menyambut kedatangan saya. Banyak hal yang rekan2 1000guru ceritakan mengenai wajah pendidikan di indonesia, khususnya di pedalaman yang masih sedikit tersentuh oleh bantuan/ dari pemerintah pusat. hal ini membuat saya semakin termotivasi lagi untuk melakukan kegiatan touring amal selanjutnya. Bahkan salah satu pengurus dari 1000 guru lombok berharap semakin banyak lagi bikers2 di indonesia yang bisa lebih perduli lagi dengan pendidikan di indonesia. Bukan hanya sekedar touring jalan2 meng ekspose pariwisata indonesia, akan tetapi juga bermanfaat bagi sekitar khususnya di dunia pendidikan yang tak ter ekspose oleh para traveler dan masyarakat indonesia, tutur kak cita pengurus 1000 guru lombok.

Harapan harapan dari para pengajar 1000 guru indonesia melecut motivasi saya untuk bisa melakukan touring amal dengan misi pendidikan ini kedepanya, bukan lagi solo touring, bukan lagi saya sendiri yang melakukan perjalanan ini, tp saya bertekad untuk mengajak rekan2 bikers di indonesia untuk melakukan hal yang sama, untuk lebih perduli lagi terhadap dunia pendidikan di sekitar kita. Perjalanan saya lanjutkan menyebrangi pulau sumbawa, dari pelabuhan kayangan lombok menuju pelabuhan pota tano sumbawa, saya tidak lagi sendiri, ya walaupun judulnya solo touring, tapi pasa kenyataannya di jalan saya tidak pernah sendiri, banyak teman2 bikers yang menemani, bahkan saya di kawal oleh teman2 lombok cb150r rider (LCR) dan beat community lombok (BICOM) Mulai dari lombok ke sape hingga kembali ke lombok lagi, tidak berhenti sampai di situ, setibanya di sumbawa besar, bergabung lagi dengan saya rekan2 bikers dari HSC Sumbawa dan lady bikers vario, bunda iche yang mengantar saya dari sumbawa besar ke sape hingga kembali lagi ke sumbawa,

9 juli 2016 malam saya sampai di bima, di bima sudah menunggu rekan2 bikers se kota bima yang menyambut kedatangan kami di bima, rupanya saya tidak sendiri, banyak rekan2 bikers dari lain kota ulyang juga mempunyai tunuan sama dengan saya, 0km sape, ada yg dari banyuwangi surabaya ada juga yg dari jakarta, dan tidak perlu di ragukan lagi keramahan dan antusiasnya rekan2 bikers di NUSA TENGGARA BARAT yang memang menjunjung tinggi slogan brotherhood. Respect.

Sape, yaa tanggal 10 juli saya finish di sape, titik nol km sape yang selama ini menjadi tujuan banyak bikers di indonesia, perjalanan yang luar biasa, karena banyak hal lucu dan unik yang saya dapatkan ketika selama perjalanan lintas nusa tenggara barat, mulai dari banyaknya hewan ternak seperti sapi kerbau dan kambing yang di lepas liarkan di jalanan lintas NTB, sampai2 saya sempat kaget dan hampir menabrak se ekor sapi di kabupaten dompu, karena tiba2 mereka keluar dari semak2 menuju jalan raya, kemudian keunikan rasa dari susu kuda liar yang baru di perah dr kuda yg hidup liar di sumbawa, rasanya unik, susah di ungkapkan, yang jelas trecep trecep gimanaaa gitu hehehe, dan khasiatnya itu loh yang luar biasa, boleh di coba buat brader2 susu kuda liarnya yang bakalan riding ke NTB.

Pada 11 juli 2016 tengah malam saya sudah tiba lagi di lombok, setelah istirahat beberapa jam, siang hari saya putuskan kembali ke sidoarjo, karena misi utama saya yaitu menyalurkan sumbangan pendidikan ke 1000 guru lombok sudah terlaksana, saatnya kembali ke kota udang. Tanggal 12 juli 2016 saya sempatkan untuk mengitari pulau dewata bali buat jalan2 sebentar membeli beberapa oleh2 buat keluarga dan pada akhirnya tanggal 13 saya tiba di kota sidoarjo tercinta. Wooooow perjalanan yang sangat berkesan. Karena ini bukan hanya tentang touring, bukan hanya tentang meng ekspose pariwisata indonesia, tapi juga tentang kepedulian, yaa, dengan ini kami bikers ASFI (asosiasi streetfire indonesia) menunjukkan bahwa kami juga perduli akan dunia pendidikan indonesia. Maju terus dunia pendidikan negeriku, Salam brotherhood indonesia.